Izin untuk Startup Digital: Legalitas yang Wajib Dimiliki di Era 2025
Pentingnya izin usaha bagi startup digital
Di era transformasi digital 2025, startup digital tumbuh sangat pesat di berbagai sektor: e-commerce, fintech, healthtech, edutech, hingga platform jasa. Namun, banyak pendiri startup yang masih menganggap legalitas sebagai urusan “belakangan”. Padahal, izin usaha bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi kepercayaan konsumen, investor, dan regulator. Dengan izin resmi, startup dapat lebih mudah:
Di era transformasi digital 2025, startup digital tumbuh sangat pesat di berbagai sektor: e-commerce, fintech, healthtech, edutech, hingga platform jasa. Namun, banyak pendiri startup yang masih menganggap legalitas sebagai urusan “belakangan”. Padahal, izin usaha bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi kepercayaan konsumen, investor, dan regulator. Dengan izin resmi, startup dapat lebih mudah:
- Mengakses pendanaan
- Mengikuti tender
- Terlindungi dari risiko sanksi hukum
- Diterbitkan melalui OSS (Online Single Submission)
- Menjadi identitas resmi perusahaan sekaligus TDP, API, dan angka pengenal lain yang digabungkan
- Fintech → Wajib izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
- Marketplace / e-commerce → Registrasi sebagai penyelenggara sistem elektronik (PSE) di Kominfo
- Healthtech → Wajib izin edar dari BPOM untuk produk kesehatan, serta izin klinik/aplikasi medis
- Edutech → Perlu kesesuaian izin di bidang pendidikan jika menyelenggarakan layanan formal
- Wajib bagi semua startup digital yang mengelola data pengguna
- Berlaku untuk aplikasi, website, platform berbasis cloud, hingga marketplace
- Untuk startup yang menjual produk makanan, minuman, atau kosmetik
- Wajib memiliki izin edar BPOM, PIRT, serta sertifikat halal
- Pendaftaran merek dagang
- Hak cipta aplikasi
- Paten untuk melindungi inovasi startup
- Mendaftarkan NIB melalui OSS RBA
- Mengajukan izin operasional sesuai sektor usaha
- Registrasi PSE melalui sistem Kominfo
- Mengurus izin tambahan (BPOM, OJK, Kemendikbud) bila usaha masuk kategori khusus
- Mendaftarkan HKI untuk melindungi merek dan aplikasi
- Kepercayaan investor → Legalitas menjadi syarat utama saat pitching pendanaan
- Perlindungan hukum → Startup lebih aman dari risiko sanksi atau pemblokiran aplikasi
- Akses pasar lebih luas → Bisa bekerja sama dengan perusahaan besar atau lembaga pemerintah
- Reputasi dan kepercayaan pengguna → Konsumen lebih percaya dengan startup yang legal dan terdaftar
- Minimnya pengetahuan pendiri startup tentang regulasi digital
- Perubahan regulasi yang cepat mengikuti perkembangan teknologi
- Biaya dan waktu tambahan dalam mengurus dokumen legal
- Kepercayaan publik
- Akses pendanaan
- Peluang kolaborasi strategis
Image Source: Free Lisence Images
Writen By: Ria
25 September 2025 at 3.00 PM
